Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Untuk Kali Pertama, Arema Mempunyai Pelatih Raga

Dusan Momcilovic

 

Pelatih fisik, Dusan Momcilovic, telah didepak Arema FC pada awal Agustus kemarin. Akan tetapi, semenjak Senin (3/9/2018), pria asal Serbia itu nyatanya bisa jabatan baru, yaitu pelatih fisik untuk team Akademi Arema.

Hal tersebut bermakna, dia turun pangkat dari team senior ke akademi. Hal tersebut sama dengan yang dihadapi pelatih kepala Arema di awalnya musim 2018, Joko Susilo. Sekarang mereka bereuni di team Arema U-19 serta grup umur di bawahnya.

Ketetapan ini dapat menjadi histori baru buat Arema karena Dule, panggilan Dusan, ialah pelatih fisik asing pertama di Akademi Arema.

“Dule telah kami beri pekerjaan di Akademi Arema karena kontraknya di team senior memang sampai Desember. Sesudah berkomunikasi saat diberhentikan awal Agustus lantas, pada akhirnya kami setuju untuk menaruhnya di team Akademi,” kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Dari info yang di terima Bola.com, kompensasi yang perlu dibayarkan Arema sesudah mendepak Dule dari team senior lumayan besar. Akan percuma bila Arema cuma membayar bekas upahnya, kemudian Dule pulang ke Serbia. Menjadi jalan keluar terunggul, Arema masih mempekerjakannya untuk pemain muda.

“Kebetulan saat ini Akademi Arema tengah serius. Mudah-mudahan semakin banyak pemain yang dapat diorbitkan untuk team senior,” berharap Ruddy.

Pelatih team senior Arema, Milan Petrovic, ikut juga suka mendengat berita itu karena Milan adalah teman dekat Dule. Dia masih tetap dapat memohon pertolongan bila nanti ada pemain di team senior yang memiliki masalah dengan keadaan fisik.

“Dule pelatih fisik yang bagus. Pasti akan begitu menolong di team Akademi nanti,” kata Milan.

Arema tak akan menggunakan Dule di team senior karena tingkahnya waktu laga sangat reaktif hingga Arema cemas nanti memperoleh sangsi dari operator pertandingan.

Diluar itu, Arema juga ingin memberi kesempatan semakin besar pada dua asisten lokal, Kuncoro serta Singgih Pitono, untuk memberi peran pada pelatih kepala mengingat dua asisten pelatih itu disediakan untuk bisa saja pelatih kepala di team senior.