Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Ternyata Arsenal menjauhi Xhaka ada maksudnya

Granit Xhaka

Akhirnya Arsenal memiliki banyak alasan dan data untuk menyingkirkan kapten mereka, Granit Xhaka, selamanya. Arsenal menurut data statistik ternyata tampil lebih baik, mencetak lebih banyak gol, mencatatkan persentase kemenangan lebih banyak dan kebobolan lebih sedikit jika Granit Xhaka tidak ikut bermain! Stat ini diungkap oleh The Sun tadi malam. Lihat bedanya.

Kapten The Gunners berusia 27 tahun itu tanpa ampun dicemooh oleh para pendukung selama hasil imbang 2-2 akhir pekan lalu lawan Crystal Palace sebelum memaki para penggemar saat ia berjalan cepat keluar lapangan saat diganti pada menit 61 pertandingan di Stadion Emirates tersebut.

Xhaka bisa dipecat dari posisinya selaku kapten tim serta tak dikutsertakan sama sekali untuk pertandingan berikutnya melawan Wolves setelah insiden pertikaian dengan fans The Gunners itu. Tetapi menurut statistik, itu mungkin pilihan terbaik Arsenal.

Di bawah Unai Emery, Xhaka telah bermain 50 kali untuk klub London itu, hanya memenangkan 26 pertandingan itu dengan tingkat kemenangan 52 persen. Tanpa kehadiran pemain Swiss tersebut, The Gunners memenangkan 17 dari 22 pertandingan mereka dengan persentase kemenangan jauh lebih tinggi, 74 persen.

Arsenal juga telah mencetak lebih banyak gol tanpa Xhaka yaitu 2,6 gol per pertandingan dibandingkan dengan 1,8 gol per laga saat pemain Swiss keturunan Kosovo itu ada di atas lapangan. Mereka juga kebobolan lebih sedikit, 1,1 gol kemasukan per pertandingan banding 1,3 jika dia ikut serta sebagai starter.

Xhaka kemungkinan besar akan absen pada pertandingan akhir pekan ini melawan Wolves setelah pertikaiannya melawan fans akhir pekan lalu. Namun ia bisa disingkirkan selamanya oleh manajemen Arsenal setelah mereka memperoleh data yang dirilis The Sun di atas. Kekalahan The Gunners di ajang Carabao Cup (Piala Liga) sama sekali tidak menolong nasibnya.

Bintang Swiss itu dengan keras kepala menolak untuk melunakkan hatinya yang sekeras granit atau meminta maaf kepada penggemar Arsenal meskipun Emery sampai mengemis padanya untuk melakukan hal itu. Arsenal bahkan menawarkan konseling psikologi kepada Xhaka setelah ia merasa terpukul usai sambutan tak bersahabat dari para pendukung. Emery mengungkapkan “Kami menyarankan agar dia meminta maaf. Tetapi dalam pikirannya dia tidak siap untuk melakukan itu karena dia merasa sangat sakit hati.”