Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Target Tim Cacat ke Piala Dunia

Piala Dunia 2018

Skuad sepak bola defect nasional tersebut bertujuan untuk mengisi satu dari empat slot otomatis ke Piala Dunia di Spanyol tahun depan, di Asian Blind Football Championship di Tun Razak Hockey Stadium di Kuala Lumpur dari Rabu sampai 17 Desember.

Skuad timnas akan membuat turnamen ini menjadi tempat terbaik untuk membuat sejarah layak pertama kalinya di Piala Dunia sejak kejuaraan untuk bek buta itu berkompetisi di Brasil pada tahun 1998. Pelatih nasional M. Shalesh mengatakan bahwa orang-orangnya siap secara fisik dan mental untuk Berburu untuk Madrid tahun depan.

“Kami sudah mempersiapkan tim terbaik untuk bersaing di turnamen ini. Gagal memenangkan emas di Asean Games September lalu akan ditebus. Tim ini lebih baik musim ini daripada di Asean Games dimana banyak pemain cedera,” katanya.

Sebagai catatan, skuad negara itu baru saja memenangkan medali perunggu di Asean Games setelah kekecewaan Laos di semifinal. Shalesh mengatakan bahwa kinerja semua pemain di negara ini meningkat dengan kerja sama timnya dengan National Sports Institute (ISN) dan National Sports Council (MSN).

“Kekuatan mental dan fisik pemain berkembang dengan bantuan program ISN dan MSN setelah kekecewaan di Asean Games terakhir,” katanya, yang telah bergabung dengan skuad nasional sejak 2009.

Empat slot ditawarkan untuk zona Asia di turnamen yang juga berpartisipasi dalam peraih medali emas Fores Fores 2017, Thailand. Selain Malaysia dan Thailand, empat negara lainnya yang akan meraih slot tersebut adalah Iran, Jepang, China dan Korea Selatan. Malaysia terpilih di Grup B dengan peringkat pertama di Asia dan Korea Selatan (yang ketiga di Asia).

Disamping itu, Manajer baru Harimau Malaya Tan Cheng Hoe diberi kebebasan untuk memilih pemain manapun dalam skuad 22 tahun skuad (B-22) Malaysia dalam upaya membangun kembali tim sepak bola nasional.

Manajer skuad B-22 Datuk Mohd Yusoff Mahadi mengatakan pemain muda yang terpilih harus memiliki kemampuan untuk ditempatkan di skuad nasional dan timnya menyambut baik usulan tersebut sesuai dengan keputusan Cheng Hoe.