Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Solskjaer yang Disorot atas Kegagalan Pogba Mengeksekusi Tendangan Penalti

Solskjaer

 

Kegagalan penalti bintang Manchester United, Paul Pogba, pada pertandingan ke-2 Premier League kontra Wolverhampton Wanderers, Selasa (20/8/2019) pagi hari WIB, memetik pro-kontra. Manager MU, Ole Gunnar Solskjaer, turut jadi target masukan atas kejadian itu.

Kritrikan hadir dari pundit Premier League, Chris Sutton. Menurutnya, pelatih dari Norwegia itu lemah dalam penetapan pelaksana eksekusi penalti di scuad Setan Merah.

Paul Pogba punyai peluang membuat MU bawa pulang tiga point waktu maju jadi pelaksana eksekusi penalti di menit ke-68. Waktu itu posisi 1-1. Gol Setan Merah diciptakan Anthony Martial di menit ke-27, selanjutnya disamakan Wolves di menit ke-55 lewat Ruber Nerves.

Tetapi, penalti Pogba tidak berhasil menghasilkan gol sesudah diblok penjaga gawang Wolves, Rui Patricio. Kejadian itu menyebabkan kritik sebab minggu lalu pekerjaan menyelesaikan penalti dikerjakan Marcus Rashford. Sebelum maju jadi algojo penalti, Pogba kelihatan berdebat mudah dengan Rashford.

Sutton menjelaskan Solskjaer semestinya putuskan siapa yang perlu ambil penalti, bukan justru biarkan Rashford serta Pogba berdiskusi sendiri di lapangan. Menurutnya, ketetapan penendang penalti seharusnya diambil sebelum laga.

“Siapa penendang penalti seharunya dipastikan manager, itu pekerjaan ia. Itu peristiwa besar. United seharusnya dapat menang. Anda tidak dapat katakan menyerahkan semua pada pemain. Saya suka pada Solskjaer, tetapi itu manajemen yang lemah,” kata Sutton tentang kegagalan penalti Paul Pogba.

Sutton menjelaskan masalah masalah penendang penalti seperti tidak mungkin berlangsung di masa Sir Alex Ferguson. Sang manager legendaris MU dipandang sudah pasti putuskan algojo penalti di tiap laga.

“Rashford mungkin tidak berhasil juga. tetapi kami dapat mengerti sebab ia yang akhir kali menyelesaikan penalti (kontra Chelsea). Ia semestinya tidak dibolehkan membuat ketetapan sendiri,” kata Sutton.

“Hal ini tidak mungkin dibiarkan dibawah satu orang manager seperti Sir Alex Ferguson,” tambah Sutton.

Kritik seirama awalnya dilemparkan legenda MU, Garry Neville. Ia menyebutkan kejadian itu membuat malu.

“Kenapa ada debat siapa yang ambil penalti? Saya tidak menyenanginya,” tutur Neville.

Selain itu, Pemain Manchester United, Marcus Rashford, memperjelas tidak ada permasalahan di antara dianya dengan Paul Pogba berkaitan kegagalan penalti pada pertandingan kontra Wolverhampton Wanderers, Selasa (20/8/2019) pagi hari WIB.

Paul Pogba punyai peluang bawa MU menang waktu maju menyelesaikan penalti di menit ke-68. Pada pertandingan awalnya, kontra Chelsea pekerjaan menyelesaikan penalti dikerjakan Rashford. Tetapi, penalti itu tidak berhasil. MU sangat terpaksa cuma bawa pulang satu point sesudah pertandingan berakhir 1-1.

Pembicaraan singkat di antara Pogba serta Rashford sebelum penalti dilakukan mengundang pro-kontra. Legenda MU, Garry Neville serta bekas pemain Liverpool, Jamie Carragher mengomentari ketetapan itu.

Tetapi, Rashford memperjelas tidak ada masalah dengan Pogba masalah penalti itu. Rashford akui suka penalti diambil Pogba.

“Paul ingin menyelesaikannya, sederhana itu. Tiap orang dapat tidak berhasil penalti. Ia telah cetak gol dari penalti dengan jumlahnya tidak terhitung, serta normal bila tidak berhasil. Kami sudah melupakannya,” kata Rashford, seperti dikutip Metro.

“Ini simpel. Bila Anda ingin ambil penalti, mengambil saja. Saya telah mengerjakannya minggu kemarin. Jadi tidak jadi masalah Paul Pogba yang mengerjakannya,” tambah Marcus Rashford.

Di kesempatan terpisah, Solskjaer menjelaskan tidak akan merubah ketentuan penalti di MU sesudah kegagalan Paul Pogba itu.

“Saya tidak akan mengubah. Ke-2 pemain benar-benar yakin diri awalnya. Pada minggu lalu Marcus sukses menyelesaikan penalti, tetapi Paul yakin diri. Saya senang pemain yang yakin diri,” kata Solskjaer.

“Ke-2 pemain memang pelaksana eksekusi penalti. Terserah mereka untuk putuskan siapa yang menyelesaikan.”

“Terkadang pemain merasakan cukup yakin diri. Paul sudah cetak banyak gol dari penalti buat kami, hari inbi Patricio lakukan pengamanan yang bagus,” tambah Solskjaer.