Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Sempat Tertinggal, Manchester United Tahan Imbang Southampton

Manchester United

Manchester United gagal menang. Bertandang ke Stadion St. Mary’s menghadapi Southampton dalam laga pekan 14 Premier League musim 2018/19, Minggu (2/12/2018) dini hari WIB, United bermain imbang 2-2. Sempat tertinggal lewat gol Stuart Armstrong dan Cedric Soares, United mampu menyamakan kedudukan lewat gol Romelu Lukaku dan Ander Herrera.

Hasil ini pun membuat Manchester United tidak beranjak dari peringkat tujuh klasemen sementara Premier League dengan raihan 22 poin. Southampton pun masih tertahan di zona merah dengan raihan 9 poin.

Pada pertandingan ini Southampton menurunkan para pemain kunci mereka. Di lini depan, ada trio Stuart Armstrong, Michael Obafemi, dan Nathan Redmond. Mario Lemina dan Pierre-Emile Hoejbjerg menghuni lini tengah, sedangkan lini belakang dihuni oleh trio Jack Stephens, Maya Yoshida, dan Jannik Vestergaard. Yann Valery dan Cedric Soares menghuni posisi wing-back.

Sementara itu, Manchester United juga turun dengan para pemain inti mereka. Marcus Rashford dan Romelu Lukaku menjadi duet di lini depan, disokong oleh Marouane Fellaini, Scott McTominay, Paul Pogba, dan Ander Herrera di lini tengah. Komando lini pertahanan dipimpin oleh Nemanja Matic dan Phil Jones, dengan Luke Shaw dan Ashley Young menjadi dua bek sayap.

Sejak babak pertama dimulai, United sebagai tim tamu langsung menekan lini pertahanan Southampton. Lewat Pogba dan Herrera, ditambah pergerakan dari Rashford, United berusaha membongkar pertahanan Southampton. Namun, usaha mereka ini menemui jalan buntu karena lini pertahanan Southampton cukup rapat.

Alih-alih unggul terlebih dahulu, United justru malah tertinggal. Southampton yang memilih untuk menunggu dan mengandalkan beberapa kali serangan balik unggul pada menit 13. Lewat sebuah skema serangan yang rapi melibatkan Redmond, Obafemi, dan Armstrong, Southampton mencetak gol lewat sepakan keras Armstrong, memanfaatkan umpan Obafemi. Southampton unggul 1-0.

Setelah unggul, Southampton mulai berani mengambil inisiatif. Memang, Southampton kalah dari segi penguasaan bola (42% berbanding 58% milik United). Namun, dari segi peluang yang tercipta, Southampton unggul atas United dengan total tembakan 3 berbanding 2. Keberanian Southampton mengambil inisiatif laga berbuah manis pada menit 20.

Lewat tendangan bebas, Soares berhasil menceploskan bola ke gawang United yang dikawal David De Gea. Southampton unggul 2-0, dan laga pun menjadi sedikit lebih ringan bagi mereka untuk dijalani. Hal sebaliknya berlaku bagi ‘Setan Merah’.

Mulai menit 25, Manchester United berusaha keras mengejar ketertinggalan. Sembari menguasai aliran bola, mereka mencari-cari celah membongkar lini pertahanan Southampton. Pada menit 33, celah itu mereka temukan. Rashford yang lolos dari jebakan offside menerima umpan dari tengah, kemudian menarik beberapa pemain bertahan Southampton.

Usai menarik beberapa bek, dia menyodorkan bola kepada Lukaku. Penyerang asal Belgia itu berdiri bebas dan langsung menghujamkan bola ke gawang Southampton yang dikawal Alex McCarthy. United memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Peluang untuk mengejar masih ada.

Perubahan skema dari 4-4-2 menjadi 5-3-2, dengan opsi Young dan Shaw menjadi wing-back, menghadirkan tenaga tersendiri dalam permainan United. Selain itu, memundurkan McTominay menjadi bek tengah saat bertahan juga menjaga stabilitas pertahanan United yang di laga ini hanya menurunkan Jones sebagai bek murni. Hasil dari perubahan skema ini terasa pada menit 39.

Lewat sebuah skema serangan apik dari sisi kanan, Rashford mengirimkan bola ke kotak penalti. Herrera yang berlari dari lini kedua langsung mencecar bola ke gawang Southampton. Skor berubah 2-2, dan skor ini bertahan sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Manchester United masih mengirimkan tekanan ke lini pertahanan Southampton. Kondisi mental yang bagus setelah mampu menyamakan kedudukan memang membuat mereka sedikit berada di atas angin. Kontrol bola dan cara mereka mengalirkan bola sedikit lebih enak.

Namun, Southampton juga tak mau tenggelam terus dalam tekanan. Pelan-pelan, mereka juga coba menggebrak balik United lewat serangan yang disusun secara rapi, mengandalkan kemampuan Lemina dan Hoejbjerg dalam mengalirkan bola. Peluang sempat mereka dapat lewat sepakan Redmond pada menit 58, tetapi sepakannya mudah ditangkap oleh De Gea.

Pada menit 64, untuk menambah kekuatan di lini depan, Mark Hughes selaku pelatih Southampton melakukan pergantian pemain. Manolo Gabbiadini masuk menggantikan Obafemi. Masuknya Gabbiadini ini memang membuat lini serang Southampton lebih hidup, bahkan dia sendiri sukses mencetak peluang pada menit 68.

Memasuki menit 72, Manchester United melakukan pergerakan. Shaw yang diperkirakan mengalami cedera ditarik keluar, digantikan oleh Diogo Dalot. Skema permainan juga sedikit mereka ubah. Mereka jadi lebih sedikit menunggu. Alhasil, Southampton lebih leluasa memberikan tekanan kepada mereka.

Tapi, United mampu bertahan. Peluang-peluang yang diciptakan oleh Southampton mampu mereka bendung. Sialnya, mereka juga sulit menembus lini pertahanan Southampton yang terorganisir. Menyadari hal tersebut, Jose Mourinho, pelatih United, memasukkan Anthony Martial pada menit 77 untuk membongkar lini pertahanan Southampton yang rapi ini. Tetapi, United tetap kesulitan.

Di sisa waktu 10 menit laga, kedua tim masih aktif melancarkan serangan. Meski United banyak menguasai bola, serangan-serangan balik cepat yang dilancarkan Southampton juga banyak yang mengundang bahaya. Namun, sampai laga usai, saling serang ini tidak membuahkan hasil. Skor 2-2 tetap bertahan, dan Manchester United masih perlu perjuangan untuk merangkak naik ke papan atas.