Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Sarri Bingung Dengan kekalahan Napoli

AS Roma

Naples – Napoli kemasukan empat gol dan takluk 2-4 walau sepanjang pertandingan menyulitkan AS Roma. Manajer Maurizio Sarri pun hingga tidak dapat menjelaskan penyebab dari kekalahan Napoli.
Napoli tampil dengan ofensif ketika menjamu Roma pada giornata 27 Liga Italia. Berlaga di depan publiknya sendiri pada Stadion San Paolo, hari Minggu (4/3/2018) dini hari WIB, Napoli pun terus menebar ancaman pada gawang tim tamu.
Tercatat, Napoli membuat 26 tembakan, 13 yang di antaranya mengarah pada gawang. Lorenzo Insigne dan rekan-rekannya bahkan bikin penjaga gawang Roma Alisson Becker begitu sibuk sampai mesti membuat 12 penyelamatan.
Tetapi Napoli malah kalah. Sempat unggul dengan lebih dulu, Napoli lalu kemasukan empat gol sebelum menciptakan gol hiburan pada masa injury time untuk memperkecil ketertinggalan.
Kekalahan ini pun bikin Sarri bingung. Dirinya ingin menonton kembali laganya untuk mengetahui penyebab dari banyaknya gol yang bersarang pada gawang Napoli.
“Saya mesti menonton laganya kembali, sebab dari pinggir lapangan, juga ada banyak hal yang positif. Kami membuat 26 tembakan dan 13 yang di antaranya mengarah pada gawang,” ujar Sarri.
“Kami mesti memecahkan bagaimana Roma, yang cuma memiliki delapan sentuhan pada kotak penalti kami sepanjang pertandingan, dapat menciptakan empat gol dengan cara begitu mudah. Ini merupakan sesuatu yang mesti kami amati.”
“Menyerang ruang tak membuat masalah. Kami kemasukan satu gol jarak jauh, namun saya rasa langsung kemasukan dengan gol yang dibelokkan semenit usai kami menciptakan gol tersebut memukul kami.”
“Kami tak beruntung, namun saya mau menonton kembali laganya, sebab dari pinggir lapangan saya pun merasa kami mengendalikan laga sepenuhnya serta kami menyerang dengan konstan,” sambung Sarri.
“Kami mesti melihat lagi dengan tenang serta mencari tahu mengapa kami telah membiarkan mereka membuat begitu banyak gol bila dibandingkan dengan betapa jarangnya juga mereka mendekati kotak penalti kami.”
“Bek-bek kami tampil dengan bagus dengan mengumpan dari belakang. Namun disaat berkaitan dengan bertahan, saya mesti mengevaluasi seberapa besar mereka terekspos.”