Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

PSG takluk 1-2 atas Borussia Dortmund

Erling Haaland

Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Borussia Dortmund melawanb PSG berjalan sengit. Pada akhirnya, Die Borussien sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Berlaga di stadion Signal Iduna Park, Rabu (19/2), Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Dortmund. Golnya di menit ke 69 dan 77 hanya bisa dibalas sekali oleh PSG lewat Neymar pada menit ke 75.

Hasil ini membuat Dortmund hanya butuh hasil imbang pada leg kedua di Paris untuk lolo ke delapan besar. Sedang PSG harus menang dengan selisih dua gol jika ingin terus melaju ke babak berikutnya. Bek Paris St. Germain Marquinhos masih optimistis dengan peluang lolos timnya usai takluk di kandang Borussia Dortmund. Pasalnya, PSG bisa mencetak gol. “Kami mendominasi penguasaan bila di babak pertama. Kami tidak cukup intens dengan bola,” ucap Marquinhos.

“Kami melakukan banyak hal dengan buruk. Mereka mencoba memanfaatkan kesalahan-kesalahan kami. Mereka berhasil mengeksploitasi lini serang mereka yang sanagat tangguh, tapi gol yang kami dapatkan itu penting untuk leg kedua.” PSG memiliki rekor oke di kandang di kompetisi ini. mereka tercatat hanya dua kali kalah dan mengantongi tujuh kemenangan dalam 10 pertandingan terakhirnya di Eropa.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel menyebut timnya kalah karena bermain dengan rasa takut. “Saya rasa kami bermain dengan sedikit rasa takut-takut untuk membuat sebuah kesalahan. Kami seharusnya mencari solusi-solusinya,” kata Tuchel. Di pertandingan itu, Tuchel secara mengejutkan mengubah taktiknya dengan menggunakan sistem tiga bek. Statistik Opta turut menunjukkan bahwa PSG menderita kekalahan di enam dari 24 pertandingan yang dimulai dengan taktik tiga bek sejak kedatangan Tuchel.

“Kami tidak menyesal. Saya harus membuat keputusan sebelum pertandingan dan saya bertanggung jawab. Tidak ada orang yang bisa menjamin apa yang akan terjadi dengan sistem yang berbeda,” simpul mantan pelatih Dortmund itu. Neymar merasa kesulitan saat PSG bertemu Dortmund. Menurutnya, hal itu karena klub memarkirnya terlalu lama sebelum duel dua tim itu. Pemain asal Brasil tersebut dibekap cedera tulang rusuk saat PSG menang 5-0 atas Montpellier di Ligue 1 pada 1 Februari 2020.

Neymar kemudian tidak dimainkan pelatih Thomas Tuchel dalam empat pertandingan berikutnya di liga dan Piala Prancis. Eks striker Barcelona tersebut baru kembali diturunkan saat Dortmund vs PSG dalam babak 16 Besar Liga Champions. Selepas laga berakhir, Neymar melampiaskan kekesalannya atas kekalahan PSG tersebut. menurut pemain 28 tahun itu, timnya tersungkur karena dirinya terlalu lama diparkir klub sebelum laga menghadapi Dortmund.

“Ini sangat sulit setelah empat laga tidak bermain. Bukan saya yang memilih untuk tidak diturunkan, klub lah yang memutuskan hal tersebut,” ungkap Neymar. “Klub yang membuat keputusan itu dengan tim medis. Padahal saya mau bermain, saya merasa sehat. Namun klub merasa ketakutan dan saya lah yang paling menderita karenanya,” sambungnya. Di laga ini Neymar kedepatan menyikut mukla Axel Witsel. Meski demikian, ia lolos dari kartu merah wasit.

Sepanjang pertandingan Witsel selalu mengawal pergerakan Neymar, serta beberapa kali menjatuhkannya di lapangan. Hal tersebut tampaknya cukup membuat Neymar terprovokasi. Pada menit ke 58, Neymar melampiaskan kekesalannya kepada Witsel. Pemain asal Belgia itu tengah mempertahankan bola dari Neymar yang di dekat garis lapangan. Keduanya lalu terjatuh dalam duel tersebut.

Tubuh Witsel tertimpa badan Neymar yang berada diatasnya. Kemudian tangan kanan Neymar terlihat menyikut muka Witsel hingga membuat pemain Dortmund itu kesakitan. Wasit Antonio Miguel Lahoz langsung meniupkan pluit tanda pelanggaran. Ia kemudian melayangkan kartu kuning ke arah Neymar yang merasa heran lantaran merasa dirinya tak melakukan kesalahan. Pemain Dortmund lainnya, Emre Can, melayangkan protes kepada wasit untuk memberi Neymar kartu merah. Namun wasit tetap tidak memberikan kartu kepada Neymar.