Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Problema Leonardo Bonucci Dengan Pihak Juventus

medium_c3a166598d4fb05153994c4e717b0618

Satu diantara transfer yang mengagetkan musim panas ini yaitu pindahnya Leonardo Bonucci dari Juventus ke AC Milan. Tak ada yang mengira hal semacam ini berlangsung hingga Milan setuju membayar Juventus 40 juta Euro untuk Bonucci.

Transfer ini menyebabkan tanda bertanya besar mengingat pemain Bonucci berada di tim terkuat Italia serta jadi satu diantara bek paling kuat didunia. Serta menurut legenda Italia Alessandro Altobelli yang memenangkan Piala Dunia 1982, kuatnya kepribadian Bonucci menyebabkan problem di Turin. Karena sangat kuatnya dampak Bonucci didalam tim buat club memandangnya jadi potensi problem.

“ Dalam sebagian musim paling akhir Bonucci jadi bek terkuat didunia. Dia cerdas, fisik yang kuat serta dia paham seperti mana memimpin rekan-rekannya, ” kata Altobelli pada Sky Italia diambil dari calciomercato. com (29/8).

“ Dia miliki kepribadian yang kuat yang buat orang yang lain mendengarkannya. Juve? Saya rasa kuatnya kepribadian membuat problem di Turin. Dia seseorang pemimpin sesungguhnya didalam tim yang dapat berikan motivasi rekan-rekannya bahkan juga sebelumnya kompetisi serta waktu pemanasan. ”

Klub Juventus berhasil menjaga titel Serie A enam kali berturut-turut, tetapi mereka selalu tidak berhasil di Liga Champions, musim kemarin mereka kalah di final melawan Real Madrid.  Hal serupa juga terjadi sebelumnya, yakni pada musim 2014/2015 dimana mereka kalah melawan FC Barcelona pada laga final.

Musim ini I Diavolo Rosso miliki ambisi yang begitu besar, dengan menggunakan lebih dari 200 juta untuk 11 pemain Rossoneri coba merubah muka mereka. Nampaknya ini buat sebagian pemain top dunia tertarik. Saat ini Bonucci jadi kapten Rossoneri serta adalah citra baru mereka. Selama ini Milan prima, mereka maju ke Liga Europa sesudah menaklukkan Shkendija serta tidak terkalahkan di Serie A dari dua kompetisi.

I Rossoneri juga akan kembali sesudah jeda internasional melawan Lazio di Serie A (10/9), ini juga akan jadi pertandingan terberat mereka selama ini.