Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Persija Jakarta Harus Tampil lebih Maksimal Lagi

Persija Jakarta

Persija Jakarta bakal berhadapan dengan klub Asutralia, Newcastle Jets dalam lanjutan kualifikasi Liga Champions Asia. Meski bakal sulit menang, Macan Kemayoran harus maksimal. Pertemuan kedua tim bakal digelar di Newcastle Stadium pada Selasa (12/2/2019). Jika bisa menang atas Newcastle Jets, Persija akan bertemu Kashima Antlers di kualifikasi ketiga.

Alberto Goncalves menilai kemenangan bakal sulit didapat. Meski peluang kecil, striker yang dipinjam dari Madura United itu meminta Persija tetap harus kerja keras untuk merebut kemenangan.

“Kami sangat optimis meskipun tahu memang sulit saat bermain di sana, tapi harus dicoba. Kami berusaha maksimal untuk bisa raih hasil positif yaitu lolos. Kami coba dan tidak mungkin main-main,”ujar Beto seperti dikutip dari situs resmi Persija.

Beto punya pengalaman saat bertemu klub Australia di kompetisi Asia. Hal itu terjadi saat dirinya masih memperkuat Persipura Jayapura pada 2012.

Ketika itu, Beto bersama Mutiara Hitam harus mengakui keunggulan Adelaide United dengan skor 3-0 pada laga play off Liga Champions Asia di Hindmarsh Stadium, Adelaide.

“Mungkin kita akan memanfaatkan keunggulan kami yakni kecepatan. Apalagi tim lawan memiliki keunggulan postur tubuh yang kemungkinan akan kesulitan dengan kecepatan Persija,” sambungnya.

Melawan Roy O’Donovan dkk, Beto ingin bisa kembali mencetak gol seperti saat melawan Home United. Akan tetapi, dia memilih untuk kemenangan Macan Kemayoran terlebih dahulu dibanding ambisi pribadi.

Berita lain, Kokoh Afiat menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jakarta menggantikan Gede Widiade. Ismed Sofyan percaya pergantian itu tak pengaruhi masalah finansial.

Persija berkembang menjadi lebih baik saat Gede menjabat sebagai Direktur Umum. Pengusaha properti itu berhasil memberikan bus tim yang didapatkan melalui sebuah kerja sama dengan produsen Persija Water.

Di era Gede, Persija juga berhasil meminjam mess dan tempat latihan tim. Kedua fasilitas itu terletak berdempetan di Halim Perdana Kusuma. Padahal, sebelum Gede datang, Persija kerap berpindah-pindah mess dan tempat latihan. Lebih parahnya lagi, keuangan Macan Kemayoran sangat buruk dengan banyaknya gaji pemain yang tertunggak.