Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Persela Bermain Imbang Tanpa Gol Dengan Perseru

Stadion Surajaya

 

Tekad untuk bangkit dari Persela Lamongan gagal terwujud. Menjamu Perseru Serui, Persela dipaksa harus berbagi poin setelah laga berakhir dengan imbang tanpa gol.

Laga antara Persela vs Perseru dimainkan di Stadion Surajaya Lamongan pada hari Jumat (11/5/2018) malam WIB. Sebenarnya kedua kesebelasan sama-sama mempunyai peluang mencetak gol. Akan tetapi tidak ada satu pun kesempatan yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Ini menjadi hasil seri ketiga dari 4 pertandingan kandang Persela pada musim ini. Satu-satunya kemenangan Persela di hadapan pendukungnya sendiri terjadi saat mengalahkan PSMS Medan pada bulan April lalu.

Walaupun begitu, satu angka yang didapatkan ini mampu menaikkan Persela ke posisi 6 klasemen sementara setelah mengumpulkan nilai 10 poin. Sementara itu Perseru berada di urutan 16 dengan nilai 8 poin.

“Laga berakhir imbang, sangat disayangkan karena kami tampil di kandang” ucap pelatih Persela, Aji Santoso, pada sesi jumpa pers setelah pertandingan.

“Kami amat mendominasi permainan, banyak kesempatan, tapi masalahnya peluang yang kami dapatkan tidak ada yang menjadi gol. Terutama kesempatan terakhir yang diperoleh Wallace Costa Alves, itu semestinya menjadi gol, namun masih sedikit melenceng dari gawang” sambung pelatih berusia 48 tahun itu.

“Akan tetapi dari cara kami bermain itu sudah sangat bagus. Terutama pada babak kedua karena kami tampil sangat dominan” lanjut Santoso.

Santoso juga mengatakan kesulitan timnya untuk membongkar pertahanan lawan karena Perseru banyak menumpuk pemainnya di lini tengah. Kurang menggigitnya serangan Persela ini disinyalir karena absennya gelandang andalan Laskar Joko Tingkir itu, yakni Diego Assis.

“Absennya Diego Assis pasti ada pengaruh di dalam permainan kami karena dia merupakan roh permainan Persela Lamongan” tutup pelatih kelahiran Malang, 6 April 1970 itu.

Di kubu Perseru, memperoleh satu angka dari kandang Persela sudah seperti memenangkan pertandingan di kandang lawan.

“Kami sangat bersyukur target kami terpenuhi, jalannya laga juga bagus, apa yang kami rencanakan juga berjalan. Pertandingan ini luar biasa” kata pelatih Perseru, I Putu Gede.

“Kami belajar dari beberapa pertandingan, sesudah dari Medan, kami banyak melakukan pembenahan dan kuat dalam penguasaan bola. Jika mereka tidak mampu mencetak gol, maka mereka jangan mencetak gol. Saya rasa tim kami kebobolan paling sedikit, namun surplus juga sedikit” tambah pelatih tim berjuluk Kuda Laut Jingga itu.