Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Penyerang Barcelona kirim Kritikan Terkait Aplikasi VAR di Pentas La Liga

Luis Suarez

Bomber Barcelona asal Uruguay, Luis Suarez menyebut aplikasi Video Assistant Referee (VAR) pada Liga Spanyol musim ini, sangat menggangu alur alami permainan. Ia lebih memilih untuk menggunakan penggunaan teknologi garis gawang.

Suarez sendiri telah menyumbang gol saat Barcelona pesta gol 8-2 atas Huesca pada pekan lalu. Mulanya, golnya tidak disahkan karena dianggap offside, namun kemudian setelah wasit memeriksa kembali dan berkonsultasi dengan VAR gol tersebut dinyatakan sah.

Hal itu membuat pemain Uruguay tersebut tidak yakin dengan sistem tersebut. “VAR sangat mengganggu alur alami permainan,”tutur Suarez.

“Para pemain bertahan sekarang meminta untuk mendiskusikan penggunaan sistem VAR tersebut. Saya akan lebih memilih teknologi garis gawang. Dengan VAR, permainan dapat kehilangan sifat alaminya,” kata pemain Barcelona tersebut sembari tersenyum.

“Mungkin permainan dimulai dengan handball yang tidaklah disengaja, anda melakukan serangan balik tiba-tiba dan mencetak gol, setelahnya gol tersebut di tinjau oleh mereka dan menganggap gol tersebut tidaklah sah,” kata bintang Barcelona ini.

Teknologi Garis Gawang

Bersama Liga Italia dan Liga Jerman, Spanyol ikut turut mengimplementasikan VAR setelah tidak menggunakan teknologi yang pada musim lalu, ketika gol Suarez saat melawan Valencia dianggap tidak sah meski tayangan televisi (TV) memperlihatkan bahwa bola telah melewati garis gawang.

Liga Inggris sendiri telah menggunakan teknologi garis gawang sejak 2013 namun mereka masih belum menerapkan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) tersebut, yang seringkali telah mendapatkan berbagai pujian dari banyak pihak ketika digunakan di Piala Dunia 2018.

Perlu Adaptasi

Suarez telah mencetak gol untuk pertama kalinya dalam lima pertandingan di semua kompetisi saat timnya menang telak atas Huesca pada Minggu kemarin, dan ia mengakui sendiri bahwa dirinya perlu beradaptasi di lapangan untuk dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Diatas semuanya, ia menyesali bermain pada pertandingan Liga Spanyol melawan Leganes pada musim lalu, tiga hari sebelum pertandingan perempatan final Liga Champions di markas AS Roma, dimana Barcelona menelan kekalahan pahit 0-3 sehingga Barcelona tersingkir berkat peraturan gol tandang setelah menang 4-1 di kandang sendiri.