Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Napoli Tak Akan Pernah Dapat Apa-Apa Jika Masih Ditangani Sarri

Maurizio Sarri

Setelah dipinjamkan ke Chievo, Emanuele Giaccherini mengkritik pelatih Napoli Maurizio Sarri. Dia bilang, Napoli tak mendapatkan gelar apapun jika masih di latih oleh Sarri.

Giaccherini cuma mendapat jatah bermain sebanyak 345 menit saja sejak bergabung dengan Napoli dua musim lalu. Dia lebih banyak menghabiskan musim bermainnya sebagai pemain pinjaman di klub lain. Di paruh kedua musim 2017/2018 ini dia hengkang dari Napoli juga sebagai pemain pinjaman membela Chievo tepat di hari terakhir penutupan bursa transfer bulan lalu.

Giacherini berpendapat dia bukan satu-satunya pemain yang kerap dipinggirkan oleh Sarri. Dia mengkritik gaya kepelatihan Sarri yang cuma percaya pada segelintir pemain. Atas dasar inilah Giacherini percaya bahwa Napoli tidak akan pernah menjadi juara baik di Serie A maupun di Liga Champions.

“Dia memiliki masalah dengan para pemain. Buat dia, di dalam tim hanya ada 14-15 pemain. Padahal, kalau kalian ingin mendapatkan predikat juara, kalian harus mampu membangun sebuah tim,” kata Giaccherini seperti dikutip Football Italia.

“Dia seharusnya membuat semua pemain merasa penting untuk tim. Tetapi dia tidak membuat saya merasakan hal itu. Saya kemudian bertanya kepada diri sendiri mengapa saya jarang di mainkannya. Padahal saya jarang cedera.” Sambungnya memberi komentar.

“Dia juga sering salah menggunakan taktik. Dia pernah memainkan saya sebagai winger, padahal saya adalah seorang gelandang. Tapi, saya tak pernah bertanya kepada dia kenapa saya tak pernah dimainkan,” tambahnya.

Giaccherini yang kesal dengan Sarri itu kemudian membandingkan gaya kepelatihannya dengan Antonio Conte di timnas Italia. Menurut pemain 27 tahun itu, Conte lebih piawai meracik sebuah tim.

“Antonio Conte adalah seorang pelatih jenius. Dia membuat semua pemain merasa penting untuk timnya, dan tidak ada seorang pun yang terpinggirkan. Sedangkan Sarri, dia lebih mengutamakan starting XInya ketimbang pemain lain.”

Meski Giaccherini mencemooh gaya kepelatihan Sarri, tetapi Napoli saat ini sukses bertengger di puncak klasemen Serie A. Tim asal Kota Naples itu punya 60 poin, unggul satu angka dari Juventus yang berada di posisi kedua.