Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Masa depan Maurizio Sarri berada di ujung tanduk

Maurizio Sarri

Masa depan Maurizio Sarri bersama Chelsea sedang berada di ujung tanduk. Sarri dikabarkan The Guardian bakal dipecat jika The Blues menelan kekalahan dari Manchester City, pada final Piala Liga Inggris. Pria asal Italia tersebut mulai duduk di kursi pelatih Chelsea pada 14 Juli 2018.

Bersama Sarri, skuat London Biru pun tampil impresif. Mereka tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan pembuka di seluruh ajang, dengan rincian 14 kemenangan dan empat hasil imbang. Namun belakangan, performa Chelsea mulai menurun. The Blues menelan tiga kekalahan dan hanya meraih dua kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.

Tigas hasil minor itu adalah takluk 0-4 dari AFC Bournemouth, dihajar Manchester City enam gol tanpa balas, dan teranyar menyerah 0-2 dari Manchester United dalam laga putaran kelima Piala FA, di Stamford Bridge, Senin (18/2/2019). Situasi tersebut membuat kelanjutan karier Maurizio Sarri di Chelsea terancam. Dia masih akan tetap memimpin The Blues saat menghadapi Malmo pada leg kedua 32 besar Liga Europa, 24 Februari 2019.

Sarri bakal angkat kaki dari Stamford Bridge jika Chelsea takluk dari Manchester City pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019). Sejumlah nama pelatih top bakal menggantikan peran Maurizio Sarri. Satu di antara nama yang akan menangani Eden Hazard dkk di Chelsea adalah Zinedine Zidane.  Chelsea disarankan untuk tak buru-buru memecat Maurizio Sarri.

Sarri dinilai masih membutuhkan waktu agar bisa membawa The Blues tampil impresif. Eks pemain timnas Italia, Alessandro Del Piero, menilai bahwa Sarri mesti diberi waktu lebih oleh petinggi tim London barat.  “Sarri merupakan pelatih hebat karena tim asuhannya bermain sangat bagus, tapi untuk mencapai level itu anda butuh waktu,” kata Del Piero. “Anda butuh pemahaman bagus antara pelatih, pemain, klub. Itu merupakan kerja sama tim.”

“Menurut pendapat saya, saya menyarankan, tentu saja, beri dia waktu. Dan saat anda mempunyai pelatih yang mempunyai gagasan yang jelas dan skema serta pemahaman permainan dalam satu cara khusus, itu akan menjadi lebih mudah andai dia mempunyai pemain pilihannya untuk menunjukkan apa yang dia inginkan,” dia menambahkan.