Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Manchester United Dibantai Everton, Solskjaer Langsung Banjir Kritikan

Ole Gunnar Solskjaer

Kekalahan yang tengah di alami oleh Manchester United atas Everton dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (21/4) tadi bisa di bilang sungguh memalukan. , Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih harus panen kritikan atas torehan buruk tersebut.

Bermain di Goodison Park, Manchester United membawa misi berat untuk meraih poin penuh agar bisa merangsek masuk ke empat besar. Sayang yang terjadi malah sebaliknya, Everton menggasak Paul Pogba dan timnya dengan empat gol sekaligus tanpa balas.

Hasil tersebut menambah panjang rentetan hasil buruk yang dituai oleh Manchester United. Dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan sisanya berujung pada kekalahan.

Kritik Ince

Kekalahan atas Everton seolah menjadi puncak kesabaran publik terhadap Solskjaer. Serangkaian keraguan mulai tertuju pada pelatih asal Norwegia tersebut. Bahkan tak sedikit yang datang dari sosok legenda klub.

Salah satunya terlontar dari mulut Paul Ince, yang pernah membela MU di awal era 90′-an. Setelah melihat laga tersebut. ia jadi ragu akan kualitas Solskjaer sebagai sosok yang tepat untuk Manchester United saat ini.

“Cara Man United tampil sekarang, anda harus mempertanyakan apakah Ole Gunnar Solskjaer adalah sosok yang tepat?” tutur Ince seperti yang dikutip dari Express.

“Anda tidak boleh dipermalukan di Goodison Park sepert ini,” lanjutnya.

Komentar Pedas Saha

Kritikan yang lebih pedas terlontar dari mulut Louis Saha. Mantan striker yang menyumbangkan 42 gol dari 124 penampilan di semua kompetisi untuk Manchester United itu menganggap performa bekas klubnya sangatlah menjijikan.

“Ini menjijikan, penampilan yang sangat buruk,” ujar Saha. “Sikap adalah apa yang kami bicarakan sebelumnya, anda bisa melihat kaki-kaki yang berat, bukan sikap yang buruk saat sesuatu berjalan buruk,” tambahnya.

“Anda merasa bahwa tak ada respon langsung, agresifitas tidak ada. Tekanan mungkin cuma setengah. Sebagai penggemar Manchester United, saya tak paham dengan apa yang saya lihat,” tandasnya.

Padahal belum lama ini, Solskjaer diangkat sebagai pelatih tetap Manchester United dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Keputusan itu diambil oleh pihak manajemen yang menganggapnya telah berhasil membawa MU kembali ke jalur kemenangan.