Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Kesalahan-Kesalahan Akan Menentukan Pemenang Swedia vs Italia

Eder Martins

Seperti yang sudah sudah, Swedia memprediksi laga melawan Italia di akhir pekan nanti akan kembali berjalan dengan sengit. Dari pengalaman terakhir, pemenang dalam duel kedua tim akan ditentukan oleh detail detail kecil.

Swedia dan Italia akan saling berhadapan di play-off Piala Dunia 2018. Kedua tim akan memperebutkan satu tiket untuk ikut berlaga di putaran final Piala Dunia 2018 tahun depan. duel Swedia akan menjamu Italia terlebih dahulu di leg pertama, dan pertandingan akan berlandung di Friends Arena, Sabtu (11/11/2017) dinihari WIB. Setelah itu gantian Italia menjamu Swedia di leg kedua di San Siro tiga hari kemudian.

Dari catatan pertemuan kedua negara, Italia memang pantas di unggulkan. Sebab dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Italia tidak pernah kalah dari Swedia. Gli Azzurri – julukan timnas Italia bahkan berhasil memetik empat kemenangan.

Pertemuan terakhir antara kedua negara ini berlangsung di fase grup Piala Eropa 2016 lalu di Prancis. Saat itu Italia menang tipis 1-0 lewat gol semta wayang yang di cetak oleh Eder Martins di menit ke-88.

Gol itu tercipta hanya karena kesalahan kecil, dimana pada waktu itu bek yang mengawal Eder terpeleset sehingga ruang tembak penyerang Italia tersebut terbuka lebar. Berkaca dari pengalaman ini, Janne Andersson – pelatih timnas Swedia pun berharap para pemainnya nanti bisa meminimalkan kesalahan sesedikit mungkin ketika berhadapan kembali dengan Italia.

“Italia tetaplah Italia, mereka punya pertahanan kuat dan gaya permainan yang jelas. Yang jelas, mereka tidak akan memberikan celah bagi lawannya. Terkadang anda bisa mendapatkan peluang melawan tim-tim besar yang mau menyerang dan terjebak. Tetapi tidak dengan Italia, mereka memiliki pertahanan yang sangat kokoh.” ujar Andersson dikutip Football Italia.

“Tapi saya pastikan mereka juga akan susah mencetak gol ke gawang kami. Pemenang laga ini akan di tentukan oleh siapa yang paling sedikit melakukan kesalahan. Itu bukan cuma sebuah ungkapan klise saja, lihat saja laga di Prancis lalu. Cuma butuh satu pemain terpeleset dan skornya berubah dari 0-0 menjadi Italia menang,” imbuhnya.