Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Juventus Merasakan Ini Bukan Peluang Mereka

Maurizio Sarri

Juventus kalah dari Hellas Verona 1-2 di Pekan 23 Liga Italia. Sang pelatih, Maurizio Sarri tampak geram. Bertempat di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (9/9/2020), WIB Verona tampil mengesankan melawan Juventus. Babak skor pertama masih sama kuatnya. Babak kedua, tempo permainan meningkat. Juventus mencetak gol pertama melalui aksi Cristiano Ronaldo pada menit ke-65. Hellas Verona tidak menyerah, mereka mampu membalikkan posisi melalui gol Fabio Borini di menit ke-76 dan penalti Giampaolo Pazzini di menit ke-86. Hasil yang mengecewakan diterima oleh Juventus ketika mereka bertemu Hellas Verona di pertandingan Serie A 2019/2020 selama 23 minggu. Datang ke Stadion Marc’Antonio Bentegodi, armada Bianconeri I turun 1-2 dari tuan rumah, Minggu 9 Februari 2020. Dalam pertandingan ini, Juventus benar-benar memimpin melalui gol-gol dari superstar Portugal Cristiano Ronaldo. Namun, Verona mampu bangkit dan mencetak dua gol kemenangan masing-masing melalui aksi Fabio Borini dan striker veteran Giampaolo Pazzini.

Sarri membantah maksudnya dalam kondisi baik. Dalam pandangannya, mantan manajer Napoli dan Chelsea menilai para pemain tidak sepenuhnya puas. Inilah yang menurutnya merupakan sumber kekalahan Juventus dalam pertarungan ini. “Pikiran adalah hal yang paling penting. Karena jika dilepaskan, maka Anda tidak akan sesuai dengan tujuannya. Jika pikiran Anda tidak 100 persen, maka fisik tidak akan mengikutinya,” kata Sarri kepada DAZN. “Yang perlu kita sadari adalah bahwa kemenangan tidak dapat diperoleh begitu saja. Kita harus bekerja lebih keras, bermain kotor saat dibutuhkan, dan tidak berpuas diri,” katanya. Di sisi lain, Sarri juga memenangkan Verona. Pasukan Ivan Juric ditugaskan oleh Sarri untuk tampil begitu solid dan agresif sejak menit awal. “Verona pantas dipuji. Karena, mereka bermain agresif dari awal hingga akhir, dan kami tahu mereka akan melakukan itu. Verona membuat kami menghabiskan dari awal. Poin yang dirilis adalah yang benar-benar perlu dihilangkan,” katanya.

Kekalahan yang ditimbulkan oleh Juventus dari Verona menjadi musim ketiga. Sebelumnya, armada La Vecchia Signora dijinakkan oleh Lazio 1-3 pada 7 Desember 2019, dan kalah dari Napoli 1-2 dua minggu lalu. Dilansir dari Football Italia, pelatih Juventus Maurizio Sarri mengajar sangat marah dengan anak-anak asuhnya. Katanya, Juventus sering membuang poin. “Kami memiliki masalah yang harus diselesaikan, kami terus mengeluarkan poin dan itu adalah kebiasaan yang harus dihapus,” katanya. Hasil mengejutkan lahir dalam pertandingan antara Hellas Verona melawan Juventus. Menghibur Juve di Stadion Marc’Antonio Bentegodi dalam 23 pertandingan Serie A 2019/2020, pasukan Ivan Juric menang di klasemen dengan skor akhir 2-1, Minggu 9 Februari 2020. Status tim tamu, Juventus adalah yang pertama memenangkan gol Verona ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Umpan chip Cristiano Ronaldo berhasil diterima dengan baik oleh Gonzalo Higuain. Striker Argentina itu kemudian menendang ke arah gawang. Sayang, bola masih bisa diblok oleh bek Verona Koray Gunter. “Kami bertahan dengan baik, dua kali tentang tiang gawang, memiliki peluang untuk unggul tetapi kemudian mulai dari sudut kesalahan kami sendiri,” lanjutnya. Sarri Berharap agar Juventus segera membaik. Persaingan di klasemen Liga Italia semakin ketat. Sebab, Bianconeri bisa saja dicegat oleh Inter Milan jika mereka menang melawan AC Milan, Senin (10/2/2020) besok pagi. Dan, Lazio dapat memotong jarak jika Anda menang dari Parma. “Verona pantas menang karena mereka agresif dari awal hingga akhir. Saya harap kami bisa menjadikan pertandingan ini sebagai pelajaran,” pungkasnya.