Latest News :
Selamat Datang di Agenliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas!!

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Hasil Serie A giornata 17 : Inter Milan 1-3 Udinese

Luciano Spalletti

Setelah melalui 17 laga di Serie A tanpa menelan terkalahkan di semua ajang musim ini. Inter Milan yang diasuh oleh Luciano Spalletti itu harus menderita kekalahan perdananya usai takluk 1-3. Ironisnya kekalahan ini justru terjadi pada laga kandang mereka di Giuseppe Meazza, pada hari Sabtu (16/12) malam wib.

Gol gol yang dicetak oleh Kevin Lasagna, Rodrigo De Paul, dan Antonin Barak hanya sanggup dibalas satu gol oleh Inter lewat sang kapten Mauro Icardi. Hasil ini membuat posisi Inter sebagai Capolista dipuncak klasemen digusur oleh Napoli yang pada laga lainnya sukses menaklukan Torino. Sementara Udinese saat ini melejit ke peringkat ke 11 dengan mengumpulkan 21 poin di klasemen Serie A Italia.

Di babak pertama, Inter langsung tampil dengan mendominasi permainan sejak awal pertandingan dimulai. Tuan rumah menunjukkan permainan bola bola pendek dengan memaksimalkan kecepatan para pemain sayapnya Antonio Candreva dan Ivan Perisic yang kembali menjadi taktik andalan La Beneamata. Sayangnya serangan yang terburu buru ini kerap membuat mereka gagal menghasilkan satu peluang pun di sepuluh menit awal laga.

Hal ini dimanfaatkan oleh tim tamu Udinese dalam melakukan serangan balasan. Pada menit ke 14, secara mengejutkan Udinese yang terus tertekan ini justru mampu mencuri gol. Berawal dari aksi individu dari Silvan Widmer yang melewati dua pemain belakang Inter, Widmer kemudian melepaskan umpan mendatar sempurna yang disambar Kevin Lasagna menjadi gol tanpa mampu diantisipasi oleh kiper Samir Handanovic. Le Zebrette pun unggul 0-1.

Tertinggal satu gol, Inter yang terkejut dengan serangan balasan yang cepat dari Udinese mencoba membalas serangan. Untungnya reaksi cepat langsung diberikan satu menit berselang. Bintang Il Biscone sekaligus kapten Mauro Icardi sukses menyamakan kedudukan tim menjadi 1-1 usai memanfaatkan umpan lambung yang matang dari Antonio Candreva.

Hasil imbang ini membuat Inter kembali dengan permainan awalnya dengan mendominasi laga. Bahkan tuan rumah sempat mendapatkan beberapa peluang emas, yang belum mampu dimaksimalkan menjadi oleh oleh sang tuan rumah. Kedudukan imbang 1-1 ini harus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tim tamu Udinese mampu melakukan gebrakan dengan menyerang sejak awal interval kedua dimmulai. Inter yang mencoba melakukan perlawanan gagal memanfaatkan serangan balasan, sehingga tuan rumah justru sering tampak terpojok meladeni tekanan dari Udinese.

Petaka bagi Inter pun terjadi di menit 61. Udinese dihadiahi penalti lantaran handball yang dilakukan Davide Santon di dalam kotak terlarang dengan bantuan VAR. Rodrigo De Paul yang menjadi eksekutor pun tak menyiakan kesempatannya membawa Tim Zebra kembali unggul dengan skot 2-1.

Kembali tertinggal, Inter mencoba memperbaiki strategi mereka untuk melakukan serangan balasan. Pada menit ke 74, Inter yaris saja kembali menyamakan kedudukan, namun tandukan keras dari Milan Skriniar dalam memanfaatkan umpan skema pejok hanya membentur mistar gawang Udinese.

Tiga menit kemudian, Udinese sukses kembali memperlebar jaraknya atas tuan rumah tepat di menit ke 77. Berawal dari kegagalan pemain belakang Inter dalam mengantispasi datangnya bola. Melalui skema serangan balik, umpan manis dari Jakub Jankto yang menerobos sisi kanan pertahanan Inter disambar dengan mudah oleh Antonin Barak untuk menaklukkan Samir Handanovic dan mengubah kedudukan jadi 3-1.

Di sisa laga, Inter mencoba mengejar ketertinggalan mereka. Namun tidak ada gol lagi yang bisa mereka kejar hingga laga berakhir, karena ketatnya pertahanan Udinese di sisa waktu. Udinese pun sukses mencuri tiga poin di Giuseppe Meaza dengan skor akhir 1-3.